Lebih lanjut, terkait fokus area investasi seperti hilirisasi mineral, pengembangan baterai lithium, transportasi, energi baru terbarukan, dan penurunan emisi karbon.
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai Indonesia masih menjadi tujuan investasi menarik di tengah pandemi virus corona. Hal ini bisa dilihat usai tertariknya para investor terhadap instrumen obligasi dalam dolar AS atau Global Bond yang diterbitkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Baca Juga: Investasi Langsung Mendesak untuk Indonesia
Dalam proses penawarannya, investor yang membeli Global Bond Bank Mandiri ini dari Asia sebanyak 66% dan 34% dari Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Serikat. Di mana obligasi Bank Mandiri mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hampir 5 kali.
"Di tengah kondisi pasar global yang tidak pasti, banyaknya minat investor terhadap Global Bond yang diterbitkan BUMN ini menjadi bukti bahwa Indonesia menjadi salah satu tujuan investasi menarik di dunia," kata Erick Thohir.
(Dani Jumadil Akhir)