"Pengusaha Mal kan enggak tiap hari di dalam Mal dan potensi tinggi terpapar Covid di keramaian. Nggak naik kendaraan umum ke dan dari Mal," ujarnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (30/5/2020).
Menurut Berly, para pelaku UMKM juga perlu diberikan stimulus. Sebab UMKM menjadi salah satu sektor yang paling terkena dampak dari covid-19.
"Tentang stimulus prioritasnya adalah public health, UMKM dan rakyat miskin (social safety net). Uang stimulus APBN terbatas. Jadi harus dilakukan prioritas," jelasnya.
Lagi pula lanjut Berly, pemerintah harus melakukan kajian yang mendalam sebelum membuka kembali pusat perbelanjaan seperti Mal. Meskipun saat membuka Mal, nantinya harus tetap mengikuti protokol kesehatan ang ketat.
Menurut Berly, pemerintah harus menunggu terlebih dahulu sampai pandemi virus Corona ini menunjukkan kurva penyebaran yang menurun. Misalnya negara seperti Korea Selatan, Malaysia hingga Vietnam yang kembali membuka ekonominya karena kurva penyebaran yang sudah mulai mereda.
"Solusinya adalah ikuti ahli public health. Kalau pandemic sudah reda (seperti di Korea Selatan, Malaysia dan Vietnam) maka ekonomi bisa jalan lagi. Jangan ke balik," jelasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)