Dampak New Normal, Ekonomi Bergerak Tapi Lambat hingga Protokol yang Ketat

Wilda Fajriah, Jurnalis
Senin 01 Juni 2020 08:14 WIB
New Normal (Shutterstock)
Share :

"Kita memang akan berbeda dalam membuka usaha karena kita akan lebih ketat dalam protokol kesehatan," ujar dia.

6. Pabrik Perlu Sesuaikan Jam Kerja saat New Normal

Pemerintah dalam berbagai kesempatan selalu mengkampanyekan mengenai kondisi new normal akibat pandemi virus corona. Pemerintah mengklaim kondisi new normal membuat kegiatan atau aktivitas termasuk bisnis berubah.

Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia Berly Martawardaya mengatakan, dalam penerapan new normal yang perlu mendapatkan perhatian adalah pada sektor industri. Sebab menurutnya, beberapa pabrik perlu dilakukan adjustment untuk menyesuaikan protokol kesehatan yang ketat sesuai arahan pemerintah.

Salah satu contohnya adalah mengenai physical distancing atau menjaga jarak. Pabrik-pabrik perlu mengatur para karyawan yang masuk untuk diatur jaraknya sekitar 2 meter setiap tempat.

"Yang perlu paling banyak adjustment memang pabrik karena perlu jaga jarak 2 meter," ujarnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya