Baca Juga: Lippo Jual 15% Saham Siloam Rp2,2 Triliun, Dinilai Kemahalan
Sejatinya Siloam memiliki arus kas yang kuat selama 2019. Arus kas operasi meningkat 220% menjadi Rp652 miliar, sementara arus kas bebas tercatat positif Rp184 miliar dibandingkan negatif Rp595 miliar di 2018.
"Posisi kas yang kuat memberikan landasan operasional yang kokoh untuk Siloam," jelas Caroline.
Total uang tunai pada Desember 2019 menjadi Rp314 miliar, meningkat 45% dibandingkan dengan tahun lalu Rp216 miliar. Siloam memiliki neraca keuangan yang kuat dengan rasio utang terhadap EBITDA yang rendah sebesar 0,27.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)