nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekspansi Bisnis, SILO Buka 7 Rumah Sakit Baru

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 17 Januari 2019 14:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 17 20 2005768 ekspansi-bisnis-silo-buka-7-rumah-sakit-baru-6vIOsawo90.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) berencana membuka enam sampai tujuh rumah sakit baru yang juga akan melayani pasien BPJS.

“Kami berencana untuk membuka 6 hingga 7 rumah sakit baru tahun ini. Sebagian besar jaringan rumah sakit Siloam, sebanyak 75% telah memiliki lisensi BPJS dan kami akan terus mendaftarkan akreditasi BPJS pada rumah sakit yang baru,” ujar Investor Relation Siloam International Hospitals Wily Tjandera dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

 Baca Juga: Tumbuh 13,5%, Pendapatan RS Siloam Capai Rp2,8 Triliun

Wily mengatakan, Siloam memiliki hubungan baik dengan pemerintah dan terus berdiskusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan. Selain bagian dari pemenuhan misi Siloam untuk melayani lebih banyak masyarakat, bagi perseroan, kerjasama tersebut juga menguntungkan. Sejauh ini sekitar 20% dari pendapatan Siloam berasal dari pasien BPJS.

“BPJS merupakan program pemerintah yang melayani masyarakat Indonesia dan kami merasa sangat terhormat untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia,”ujar Wily.

Ke depan dalam rangka menjaga kepercayaan pemerintah, menurut Wily, Siloam akan terus melayani pasien BPJS Kesehatan sepenuh hati dan sesuai dengan pedoman pelayanan yang ditentukan pemerintah. Hingga saat ini, SILO telah mengelola sebanyak 33 rumah sakit di 24 kota dan 16 klinik di 8 kota yang tersebar di seluruh Indonesia. Perseroan memiliki 6.800 kapasitas tempat tidur dan didukung 2.700 spesialis dan dokter umum serta 10.000 perawat dan staf pendukung.

 Baca Juga: Lippo Jual 15% Saham Siloam Rp2,2 Triliun, Dinilai Kemahalan

Di kuartal tiga 2018 kemarin, Siloam membukukan pendapatan tumbuh 12,73% menjadi Rp4,39 triliun dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp3,89 triliun. Pendapatan rawat inap tercatat menjadi kontributor terbesar dengan nilai sebesar Rp2,61 triliun.

Ini berarti tumbuh 12,87% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,31 triliun. Sedangkan pendapatan untuk rawat jalan berkontribusi sebesar Rp1,78 triliun. Atau tumbuh 12,52% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,58 triliun

(dni)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini