Tujuan pemerintah memperkenalkan teknologi BIM kepada masyarakat adalah agar masyarakat mampu mengikuti perkembangan teknologi BIM, mengoperasionalisasikan BIM dan mendapatkan keuntungan maksimal dari teknologi BIM ini.
"Bagi Pemerintah, terkait sustainabilitas data. Hal ini sangat penting karena data yang aktif dan valid merupakan andalan utama dalam kesuksesan dan pemerataan pembangunan. Sedangkan bagi Kontraktor dan Konsultan, teknologi BIM menjamin akurasi dan presisi data yang maksimal dalam melaksanakan pekerjaan. Pemanfaatan BIM juga bermanfaat bagi para pakar dan peneliti untuk pengembangan teknologi," jelas Trisasongko.
Kepala Balai Penerapan Teknologi Konstruksi (Balai PTK) Cakra Nagara mengatakan, selama periode 03 April-19 Mei 2020 telah dilakukan kolaborasi penyelenggaraan webinar dengan PT. Glodon Technical Indonesia (Cubicost) sebanyak 2 kali dengan 2500 peserta, Trimble Solutions Indonesia (Tekla) sebanyak 2 kali dengan 1.400 peserta, PT. Applicad Indonesia (ArchiCAD) sebanyak 1 kali dengan 1000 peserta dan PT. Delta Sigma Nusantara sebagai Bentley Channel Partner (Bentley) sebanyak 1 kali dengan 110 peserta.
(Feby Novalius)