JAKARTA – Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat beberapa usaha di Indonesia terguncang hingga akhirnya gulung tikar. Namun, pandemi itu ternyata tak berdampak kepada Firmansyah (40), seorang pemilik Klinik Kopi yang berdomisili di wilayah Yogyakarta.
Lelaki yang karib disapa Pepeng itu berbagi kisah ihwal bagaimana mempertahankan bisnisnya disaat pandemi ini terus menyerang Tanah Air. Salah satu inovasinya ialah memaksimalkan promosi melalui daring di salah satu portal belanja online yang sudah ia geluti sejak 2017.
Baca juga: Cara Hasilkan Uang dari Youtube dengan Low Budget
Menurut dia, karena tempatnya tak bisa menyediakan orang untuk nongkrong dalam menikmati seduhan kopi, sehingga dirinya memutuskan untuk berkonsentrasi menjual biji kopi melalui daring.
“2017 itu sudah pakai ecommerce, jadi pandemi ini enggak ngaruh sama sekali, karena sudah terbentuk pasarnya. Kedua, produknya sudah kuat,” kata Pepeng kepada Okezone, Kamis (11/6/2020).
Ia menyatakan kunci sukses menjual biji kopi melalui daring, yakni promosinya harus kencang. Karena kalau penjual saja malas untuk memasarkan produknya, maka jangan berharap pembeli mengunjungi lapaknya.
Baca juga: Cara Memulai Bisnis di saat Covid-19, Resesi Bisa Jadi Benefit
“Jadi, kalau ada pedagang yang tidak laku, karena mereka tidak mau promosi barang yang mereka jual. Harus promosi penjualnya,” ujarnya.
Melalui pemanfaatan platform daring, produk Klinik Kopi juga dapat dinikmati masyarakat luas, bahkan dari Palu, Kalimantan hingga Papua. Selama pandemi ini, penjualan online yang dirinya lakukan tercatat ada kenaikan sebanyak 20%.
“Justru pembelian awal Lebaran itu ada naik 30%. Karena orang udah enggak mau ke luar rumah, pola konsumsinya berubah drastis. Yang dulu bisa nongkrong di warung, kini berubah. Menurutku, kondisi kayak jusru jadi tantangan kita buat berinovasi. Kalau kita nyalahin pemerintah justru enggak bakalan selesai,” tandasnya.
(Fakhri Rezy)