JAKARTA - Tidak semua tenant yang ada di pusat perbelanjaan akan dibuka seluruhnya pada 15 Juni 2020. Seperti bioskop hingga permainan anak akan dibuka setelah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi pada fase I.
Sementara itu, para pengelola mal pun sudah mempersiapkan tempatnya untuk menyambut pengunjung pada awal pembukaan nanti. Protokol kesehatan pun sudah disiapkan guna mencegah virus corona.
Okezone merangkum fakta-fakta terkini menjelang pembukaan mal, Sabtu (13/6/2020):
1. Strategi Urai Pengunjung
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), telah melakukan simulasi menuju pembukaan awal mal pada 15 Juni 2020. Pihaknya melatih tenaga keamanan toko untuk mengantisipasi dan mengatur konsumen yang masuk ke dalam toko. Konsumen dipastikan akan dicek suhu tubuhnya, serta tertib dalam antrean jika terjadi kepadatan.
"Akan diperhitungkan juga jumlah konsumen dan kepadatan di dalam toko. Jika sudah padat, akan dibuat antrean untuk masuk toko, agar memastikan toko itu tidak terlalu berkerumun," jelas Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Mandey.
2. Protokol Kesehatan Diutamakan
Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Mandey dibukanya pusat perbelanjaan atau mal pada 15 Juni bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Ada banyak hal yang positif bagi pelaku ritel, ketika mal kembali dibuka. Salah satunya yakni pertumbuhan ekonomi bisa meningkat," ujar dia.
Namun demkian, lanjut dia, pihaknya juga meminta kepada pelaku ritel agar tokonya menerapkan protokol kesehatan ketika mal kembali dibuka. Seperti penggunaan masker dan hand sanitezer.
"Kami juga mendorong kepada pelaku ritel agar menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," ungkap dia.
3. Kebiasaan Baru di Mall
Saat mal buka nanti, pengambilan tiket parkir akan diterapkan dengan sistem tanpa sentuh atau touchless parking. Para pengunjung nantinya juga akan diatur mengenai jaga jarak. Kemudian informasi soal untuk selalu jaga jarak selalu diinformasikan seperti di lift, tempat duduk, mushola.
Tenant protocol monitoring juga direapkan, misalnya cek suhu, pembersihan tempat makan, sampai kartu debit dibersihkan dengan disinfektan sebelum melakukan transaksi. Termasuk juga soal menjaga jarak saat pemilihan produk makanan. Seluruh transaksi di mal juga diwajibkan menggunakan cashlees.
Guna menunjang pelayanan kepada masyarakat, pengelola mal juga menyiapkan parkir sepeda khusus untuk pengunjung dan electic bike riders. Seluruh persiapan mal ini diimplementasikan saat mal nanti buka.