JAKARTA - Pemberitaan-pemberitaan yang positif dan menenangkan masyarakat sangat dibutuhkan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. 215 negara terdampak virus corona, termasuk Indonesia.
Pemerintah kini tengah serius menangani dampak pandemi virus corona terhadap penurunan pertumbuhan ekonomi tahun ini. Para menteri ekonomi Indonesia memproyeksi beberapa skenario pertumbuhan ekonomi Indonesia, ada yang menyebut minus 0,4% hingga tumbuh 1%.
Baca Juga: MNC Peduli Bersama MSHOP Bantu Tenaga Medis dalam Melawan Covid-19
Pemerintah juga menambah anggaran dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp18 triliun menjadi Rp695,2 triliun dari sebelumnya Rp677,2 triliun.
Tercatat, sektor UMKM terpuruk karena masyarakat seketika memilih tinggal di rumah dan mengurangi interaksi sekaligus konsumsi.
Di sisi lain, pengusaha kelas menengah dan besar kalang-kabut karena pasar tiba-tiba stuck. Aktivitas jual-beli seketika berhenti. Roda ekonomi seolah dengan serta-merta dipaksa melambat atau bahkan berhenti sementara waktu.
Baca Juga: MNC Peduli Salurkan Bantuan Tahap 2 untuk Tenaga Alih Daya PT GJS dan PT BSR Indonesia
Kendati demikian, banyak yang tergerak membantu pemerintah dalam menangani dampak Covid-19.Pihak-pihak yang datang dari berbagai kalangan ini, mulai dari dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat dan sebagainya, seolah membawa cahaya harapan di tengah kondisi kelam di mana hingga saat ini belum ada proyeksi kapan masa pandemi ini akan segera berakhir.
Dalam senyap dan tanpa banyak terekspos media, para pihak ringan tangan ini dengan sigap turun langsung ke lapangan, mengidentifikasi kebutuhan mendesak yang dirasakan oleh masyarakat, dan segera mengusahakan bantuannya. Tanpa mereka, harus diakui bahwa perjuangan masyarakat dan Pemerintah Indonesia bakal semakin berat dalam menghadapi Covid-19 ini.