Untuk itu, kata Basuki, karena ini akan dijadikan lumbungan pangan baru di Indoensia, Kementerian PUPR akan melakukan rehabilitasi lahan tersebut. Di mana dari fokus 165.000 ha, ada potensi ada 30 hektare yang akan di kembangkan.
"Jadi ini yang akan kita rehab nanti. Jadi nanti tidak perlu cetak sawah tinggal land clearing saja," tuturnya.
(Feby Novalius)