5 Fakta Mengerikan IMF soal Corona Bikin Resesi Ekonomi Global

Fadel Prayoga, Jurnalis
Senin 29 Juni 2020 08:37 WIB
Resesi Ekonomi Global (Foto: Shutterstock)
Share :

3. Daftar Negara Pertumbuhan Ekonomi Minus

Laporan IMF itu juga memperkirakan, produk domestik bruto (PDB) Amerika akan turun 8% lebih buruk dari perkiraan April lalu sebesar 5,9%. Untuk 19 negara Eropa yang menggunakan Euro, laporan IMF mengatakan kawasan itu akan mengalami penurunan 10,7%.

Untuk di wilayah Eropa, pertumbuhan ekonomi negara maju seperti Prancis diprediksi tumbuh minus 12,5% pada tahun ini. Sedangkan untuk 2020, diperkirakan mengalami pemulihan ekonomi hingga 7,3%.

Jerman juga diprediksi akan mengalami pertumbuhan minus 7,8% pada 2020. Pada 2021, mengalami pemulihan hingga 5,4%. Kemudian Spanyol diprediksi tumbuh negatif sebesar 12,8% dan Rusia tumbuh minus 6,6% pada tahun ini.

Pada wilayah Amerika, Brasil, Argentina, Amerika Serikat juga diprediksi tumbuh negatif. Amerika Serikat tumbuh negatif 8,0%, Argentina tumbuh minus 9,9% dan Brasil negatif 4,5%.

Sementara itu di Asia, pertumbuhan ekonomi tahun ini juga mayoritas negatif. Seperti Indonesia yang diprediksi pertumbuhannya negatif 0,3%. Malaysia minus 3,8%, Jepang negatif 5,8%, Korea minus 2,1%. Arab Saudi minus 6,8%.

4. Ekonomi China Bisa Naik 1%

Terlepas dari perkiraan IMF bahwa semua Kawasan di dunia akan mengalami pertumbuhan negatif, hanya dua negara yang pertumbuhan ekonominya tidak minus, di antaranya China dan Egypt. China diperkirakan tumbuh 1,0% dan pada 2021 naik ke 8,2%, sedangkan Egypt tumbuh 2,0% tahun ini.

 

5. Ekonomi Indonesia Minus 0,3%

Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini tumbuh minus 0,3% karena pandemi virus corona. Untuk 2021, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi tersebut meningkat ke 6,1%.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya