JAKARTA - Mata uang Amerika Serikat, Dolar melemah terhadap sekeranjang mata uang lainnya. Hal ini juga dikarenakan kuatnya mata uang China, Yuan yang mencatat hari terbaiknya.
Penguatan Yuan dikarenakan, investor kembali ke aset berisiko pada ekspektasi yang tumbuh dari rebound ekonomi China yang kuat. Selain itu, karena secercah kabar baik di data AS mendorong turunnya permintaan untuk safe-haven dolar.
Baca juga: Kasus Covid-19 Naik Terus, Indeks Dolar AS Melemah
Melansir Reuters, Jakarta, Selasa (7/7/2020), terhadap sekeranjang enam mata uang saingan, dolar turun 0,43% pada 96,76, setelah sebelumnya mencapai titik terendah sejak 24 Juni.