JAKARTA - Kepergian sastrawan Sapardi Djoko Damono tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan kerabat. Kepergian sosok sastrawan kebanggaan Indonesia itu membuat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun, merasa kehilangan.
Baca Juga: Lima Puisi Penyayat Hati dari Sapardi
Sebagai salah satu pejabat negara, Erick mengucapkan rasa belasungkawa melalui akun Instagramnya @erickthohir. Erick mengatakan bahwa dia yakin dan percaya karya-karya indah almarhum akan tetap dikenang dan hidup di hati masyarakat Indonesia. Dan semoga segala amal ibadah almarhum diterima Tuhan yang maha esa.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun, semoga Allah SWT menerima amal ibadah Pak Sapardi Djoko Damono. Saya percaya, karya-karya indah Bapak akan selalu hidup di hati kami," ujar Erick seperti dikutip pada, Senin (20/7/2020).
Untuk diketahui, Sapardi Djoko Damono merupakan seorang sastrawan fenomenal yang dimiliki Indonesia. Ia meninggal dunia pada, Minggu (19/7/2020) pukul 09.17 WIB. Almarhum menghembuskan nafas terakhir di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan.
Baca Juga: Puisi Sapardi Djoko Damono Paling Dikenang Netizen
Karya-karyanya dikenal oleh masyarakat Indonesia lintas generasi. Bahkan, sajak-sajak Sapardi telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa daerah.
Salah satu karyanya yang paling populer adalah "Aku Ingin", yang konon sering digunakan dalam undangan perkawinan. Sajak-sajak lainnya yang terkenal yaitu "Hujan Bulan Juni", "Yang Fana adalah Waktu", dan "Akulah si Telaga".