JAKARTA - Belum memiliki pasangan bukan berarti berleha-leha mempersiapkan diri menuju tahap selanjutnya. Maksudnya, para generasi milenial wajib punya tabungan sejak dini untuk menikah nanti.
Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, langkah awal membuat anggaran adalah dengan merencanakan waktu pernikahan. Setelah itu dihitung berapa pengeluaran kebutuhan nikah tersebut.
"Kemudian apa yang harus dilakukan taruh mereka belum ada gambaran target menikah. Tetap harus menganggarkan salah satunya untuk menikah ini. Kecuali memang kalau mereka sudah punya niatan enggak mau nikah seumur hidup ya terserah berarti hal tersebut bisa dihilangkan," ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (21/7/2020).
Baca Juga: Mumpung Jomblo, Jangan Habiskan Uang Demi Lifestyle dan Pamer Medsos
Menurut Andi, setelah itu kebutuhan nikah tersebut dihitung dan disesuaikan dengan lamanya waktu pernikahan. Sebagai salah satu contoh anggaran pernikahan yang dibutuhkan adalah Rp90 juta.
Sedangkan waktu pernikahan akan dilangsungkan dalam tiga tahun akan datang. Maka anggaran Rp90 dibagi tiga bulan yang artinya setiap tahun kamu harus menabung Rp30 juta setiap bulannya.
Setelah itu, Rp30 juta dibagi menjadi 12 bulan. Sehingga setiap bulannya minimal harus menyisihkan uang sebesar Rp2,5 juta.