JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang semester I-2020 yakni Rp402,6 triliun. Angka tersebut 49,3% dari target Rp817,2 triliun.
Kemudian, dari sisi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) realisasinya adalah Rp207 triliun, turun 13,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Lalu Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat Rp195,6 triliun, turun 8,1% yoy.
"Angka ini bukan angka sulap dan bisa diuji, kalau mau diajak debat ayo. Di mana lokasi dan apa investasi," ujar dia dalam telekonfrensi, Rabu (22/7/2020).
Baca Juga: Suram, Realisasi Investasi Kuartal II-2020 Tak Capai Target Hanya Rp191,9 Triliun
Kemudian, serapan tenaga kerja dari aliran investasi sepanjang mencapai 566.194 pekerja dari 57.815 proyek. Dia menjelaskan, pada semester I-2020, Jawa Timur menjadi tujuan utama investor dalam negeri.
"Sementara itu, investor luar negeri masih memilih Jawa Barat sebagai lokasi investasi," ungkap dia.
Baca Juga: Tinggalkan China, Perusahaan Taiwan Resmi Bangun Pabrik di Subang
Dia menambahkan, negara asal investasi asing, Singapura masih mendominasi dengan pangsa 34,4% atau USD4,7 miliar. "Disusul China 17,9% atau USD2,4 miliar," tandas dia.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang triwulan II-2020 sebesar Rp191,9 triliun atau turun 4,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut di bawah dari target realisasi investasi trwiulan II-2020 lebih dari Rp200 triliun.
(Dani Jumadil Akhir)