Produktivitas hingga Skill Pekerja Jadi Penghambat Investasi

Taufik Fajar, Jurnalis
Senin 27 Juli 2020 14:52 WIB
Buruh (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Di tengah pandemi, kesempatan kerja semakin sulit didapatkan. Yang terjadi di lapangan justru Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di banyak sektor. Catatan Kadin, sudah 6,4 juta pekerja terkena PHK. Untuk menekan angka PHK, investasi harus tetap berjalan.

Dari hasil survei nasional Cyrus Network, beberapa masalah investasi antara lain produktivitas hingga skill tenaga kerja. Cyrus Network melaksanakan survei pada tanggal 16-20 Juli 2020. Bisa dikatakan ini adalah survei tatap muka pertama yang digelar secara nasional setelah Indonesia diserang pandemi Covid-19. Survei ini mencuplik responden sebanyak 1,230 orang dan tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia. Margin of error dari survei ini sebesar +/- 2,85%.

Baca Juga: Singapura Jadi Raja Investasi di Indonesia meski Resesi 

Hal-hal yang dianggap responden menjadi permasalahan sulitnya investasi dan memulai usaha di Indonesia antara lain adalah produktivitas tenaga kerja yang rendah (60%), skill dan kemampuan tenaga kerja Indonesia yang masih rendah (58%), dan daya saing yang lebih rendah dibanding tenaga kerja asing (57%).

Di tengah rendahnya investasi yang masuk ke Indonesia, Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang saat ini masih dibahas oleh DPR dianggap sebagai jalan tengah antara kepentingan investasi, UMKM, dan kepentingan pekerja. Berdasarkan hasil survei, publik menilai RUU Cipta Kerja merupakan jalan tengah antara kepentingan investasi, UMKM, dan kepentingan pekerja.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya