Indonesia Hadapi Krisis, 2 Mesin Ekonomi Tak Bisa Diandalkan

Taufik Fajar, Jurnalis
Selasa 28 Juli 2020 11:33 WIB
Krisis Ekonomi (Ilustrasi: Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Kondisi ekonomi di tengah pandemi Covid-19 membuat negara tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi rumah tangga dan spending negara saja.

"Krisis yang ditimbulkan karena pandemi, membuat kedua instrumen tersebut terbatas untuk menopang ekonomi Indonesia," ujar Staf khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga: Ketika Erick Thohir ke KPK Lewat Pintu Belakang, Ternyata Banyak yang Dibahas 

Investasi baru, lanjutnya, instrumen yang bisa jadi tumpuan ekonomi. Perbaikan kemudahan berusaha, serta inklusi UMKM yang lebih besar dan ada di RUU Cipta Kerja. Kalau dilihat secara komprehensif justru bisa jadi jawaban terlepas dari pro kontra yang ada.

 

Menurutnya, RUU Cipta Kerja tidak bisa dilihat secara kerdil dan mengerucut pada isu-isu tertentu saja. Justru, RUU Cipta Kerja yang meliputi banyak hal harus dilihat secara komprehensif terutama di tengah situasi ekonomi di masa pandemi Covid-19.

"Narasi kontra narasi dalam konteks RUU Cipta Kerja ini, jangan tertelan dalam diskursus yang kerdil, mengerucut, dan tidak sehat. Seolah-olah Ciptaker hanya merusak lingkungan saja, hanya bicara soal pengebirian hak buruh saja misalnya," tegas dia.

Padahal, lanjutnya, kalau dilihat dalam konteks saat ini RUU Cipta Kerja justru bisa menjadi jawaban atas permasalahan ekonomi di tengah pandemi ini.

Baca Juga: Tergantung Bisnis, Erick Thohir Sebut Ekonomi Pulih 100% di Kuartal I-2022 

Meski demikian, Yustinus menyadari bahwa saat ini pemerintah dan DPR yang masih membahas RUU Cipta Kerja juga harus memberikan pemahaman dan sosialisasi yang lebih baik lagi terkait beleid ini.

"Ada gap antara pemahaman publik dengan persepsi publik terhadap isu ini. Literasi publik dan awareness harus dipertajam, sosialisasi juga harus terus dilakukan karena ada harapan dari masyarakat," kata Yustinus.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya