Mantul, Harga Emas Diprediksi Terus Meroket hingga Agustus

Giri Hartomo, Jurnalis
Kamis 30 Juli 2020 06:37 WIB
Harga Emas Naik. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

"Di sisi lain pasar pun sedang menunggu. Menunggu apa? Menunggu hasil pertemuan antara pemerintah AS dan Senat AS untuk menyetujui anggaran sebesar Rp1 triliun untuk tunjangan rakyat AS yang masih berupa RUU dan akan disahkan. Ini yang akan menjadi lonjakan harga emas ke level USD2.000," jelasnya.

Baca Juga: Cetak Rekor Baru, Harga Emas Antam Tembus Rp1.022.000/Gram

Hal serupa juga tidak jauh berbeda dengan kondisi yang ada di dalam negeri. Saat ini, meskipun mengalami penurunan tapi harga jual emas Antam masih tinggi karena mencapai Rp1.013.000 per gram.

"Iya. Kenaikan harga logam mulia di Indonesia itu tergantung dari kenaikan harga emas internasional. Kalau naik terus ya makin naik. Apalagi kalau Rupiah melemah apalagi akan gila-gilaan banyak orang yang kaya raya," kata Ibrahim.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya