Baca juga: Utang Terus Membengkak, Menko Luhut: Memang Harus Dilakukan
"Mereka (investor), percaya bahwa Indonesia tak akan ugal-ugalan melakukan relaksasi seperti itu. Kebijakan moneter juga Indonesia dikenal sangat prudent dan hati hati," ungkap dia.
Kemudian, lanjut dia, modal besar itu menjadi pegangan bagi Indonesia apabila suatu saat nanti membutuhkan tambahan bantuan. Apalagi masih dibutuhkan berbagai terobosan untuk meredam dampak penyebaran pandemi ini.
"Hal itu modal yang sangat bagus saat kita menghadapi kondisi Covid-19 seperti saat ini. Dan yang membutuhkan berbagai terobosan, masih terkontrol dalam koridor yang dianggap prudent," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)