Pelaku Usaha Ini Kecipratan Bantuan Modal Rp2,4 Juta

Michelle Natalia, Jurnalis
Kamis 06 Agustus 2020 14:41 WIB
Usaha Mikro dan Ultra Mikro Akan Dapat Modal Rp2,4 Juta. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pemerintah akan segera merilis program bansos produktif bagi permodalan usaha mikro dan ultra mikro yang belum tersentuh lembaga pembiayaan (unbankable).

"Pemerintah sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp28,8 triliun untuk 12 juta pelaku usaha mikro dan ultra mikro yang masing-masing mendapat modal usaha Rp2,4 juta," jelas Teten dalam siaran pers yang diterima, Kamis (6/8/2020).

Baca Juga: 85,42% UMKM Terancam Bangkrut, Cuma Tahan Covid-19 Selama 1 Tahun

Untuk itu, Menkop UKM berharap kerjasama dengan seluruh Pemda terkait pendataan bagi siapa yang berhak mendapat bansos tersebut, agar bisa lebih tepat sasaran.

"Seperti misalnya pedagang asongan, kaki lima, bakul pasar, dan sebagainya, yang pasti belum terdata di dinas-dinas terkait," imbuh Teten.

Setelah itu, lanjut Teten, mereka akan mendapat pembinaan melalui aneka program pelatihan.

Menurut Teten, pemerintah terus melakukan evaluasi program-program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan menelurkan program baru untuk pemulihan ekonomi koperasi dan UMKM.

Baca Juga: Masalah UMKM Harus Dibenahi demi Pulihkan Ekonomi RI

"Karena, untuk bisa cepat pulih, koperasi dan UMKM yang jumlahnya mencapai 99% itu harus cepat dan segera diselamatkan," tandas Teten.

Khusus untuk koperasi, Teten menyebut koperasi sebagai wadah konsolidator kegiatan UMKM. Oleh karena itu, pembiayaan untuk UMKM sebaiknya dikanalisasi melalui koperasi.

"Bila pembiayaan melalui koperasi maka sudah termasuk pendampingan usaha dan pembinaan bagi UMKM", kata MenkopUKM.

Teten pun berharap koperasi menjadi offtaker bagi produk-produk UMKM. Di mana nantinya, koperasi yang langsung berhubungan dengan pasar.

"Untuk itu, kita butuh skema pembiayaan bagi koperasi sebagai dana talangan. Kita akan terus memperkuat LPDB KUMKM untuk menopang koperasi tersebut," kata Teten.

Teten selalu mendorong koperasi dan UMKM melakukan trasformasi digitalisasi. Pasalnya, yang bisa eksis adalah yang sudah terhubung dengan marketplace.

"Dengan digitalisasi bisa mengakses pasar yang lebih luas dan bisa mendapat pembiayaan secara mudah," jelas Teten.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya