4. Flip Transaction
Syarat mutlak untuk terjun di bisnis properti adalah menguasai 80 km2 dari tempat yang ditinggali saat ini. Nah, jika sudah menguasai wilayah sendiri, bisa dipastikan area di luar tak sulit untuk dikuasai juga.
Keuntungan dari penguasaan wilayah adalah mendapatkan informasi lebih cepat dan lebih jelas. Saat mengetahui sebuah properti dijual dengan harga di bawah pasar, dapat membalikkan transaksi (flip transaction).
Caranya yaitu membeli properti, menangguhkan pembayaran, lalu dijual kembali. Agar penjual properti menyetujui penangguhan pembayaran tersebut, bisa menaikkan harga rumah dengan syarat pembayaran di belakang.
5. Berbagi Komisi dengan Pemilik
Langkah ini hampir sama dengan metode pembalikan transaksi. Bedanya, hanya tinggal berkata jujur kepada pemilik properti tersebut bahwa jualannya akan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.
Tugasnya adalah setelah meyakinkan penjual mengenai cara ini adalah mencari pembeli. Jika sudah dapat, antar pembeli tersebut untuk melihat-lihat kondisi rumah. Tentunya dengan persetujuan pemilik rumah bahwa harga tersebut adalah harga yang telah dikompromikan.
Strategi ini penting agar sewaktu pembeli menanyakan langsung kepada si pemilik rumah, maka harga yang diinformasikan sama.
6 Menggunakan Pendapatan Sewa
Lakukan kesepakatan dengan pemilik rumah bahwa rumah tersebut akan dilunasi dalam jangka waktu tertentu. Setelah deal, segera buat iklan yang menyatakan penyewaan rumah sebagai pemiliknya.
Nah untuk mendapatkan uang pembayaran rumah, berikan penawaran kepada si penyewa hadiah berupa televisi, renovasi ringan, atau diskon khusus bagi penyewa yang bersedia membayar sewa satu tahun di muka. Nah uang dari penyewa itu yang digunakan sebagai uang muka pembayaran rumah.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)