JAKARTA - Kementerian Keuangan bersama Pemerintah sedang merampungkan skema pinjaman 0% kepada ibu rumah tangga dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pinjaman tanpa bunga untuk rumah tangga yang masih menunggu design skema dari pihak Satgas Penanganan Covid-19.
"Untuk pinjaman tanpa bunga ini, kita masih menunggu dari satgas dan kelompok pelaksananya yaitu melalui perbankan untuk bagaimana desainnya. Untuk sampai hari ini saya belum bisa memberikan tambahan kecuali bahwa target grupnya didefisinisikan siapa mereka (punya nama, rumah tangga itu punya usaha, punya namanya, punya alamatnya dan mungkin juga mulai masuk ke perbankan)," kata Sri Mulyani, Senin (10/8/2020).
Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan PEN, Raden Pardede juga menyatakan belum bisa menjelaskan detail mengenai jumlah bantuan tersebut. Dirinya mengungkapkan, bantuan tersebut akan berbarengan dengan penerima stimulus terhadap 12 juta pelaku UKM.
"Terhadap UMKM ini jelas yang paling dasar bantuan produktif dan bantuan tunai secara masif untuk 12 juta UMKM. Kedua, akses terhadap keuangan. Jadi direncanakan sekarang ini dicoba untuk diperluas KUR. Pinjaman ini diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga atau korban PHK. Akan diberikan subsidi bunga nol persen sampai dengan akhir tahun,” papar Raden Pardede.
Baca Selengkapnya: Ini Bocoran Pinjaman Tanpa Bunga Untuk Rumah Tangga
(Kurniasih Miftakhul Jannah)