JAKARTA - Koperasi di Indonesia dinilai belum bergerak di sektor riil. Pasalnya, koperasi simpan pinjam masih dominan di Indonesia.
Hal ini sangat disayangkan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki. Dari jenis usaha yang dijalankan koperasi Indonesia, koperasi simpan pinjam (KSP) masih menjadi jenis dominan, dengan angka unit usaha simpan pinjam sebesar 59,9%.
Baca juga: Menteri Teten: Koperasi Jalan seperti Andong, Korporasi Layaknya Kereta Cepat
"Di sini berarti sektor riil belum menjadi pilihan. Padahal sektor ini sangat penting ke depannya," ujar Teten dalam webinar bertema "Masihkah Koperasi Menjadi Andalan?" yang diselenggarakan oleh Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI) dan Inke Maris & Associates di Jakarta, Kamis (13/8/2020).