Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Koperasi Akan Jadi Pusat Pengadaan Bahan Baku Bioetanol, Ini Skemanya

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Selasa, 15 September 2026 |10:55 WIB
Koperasi Akan Jadi Pusat Pengadaan Bahan Baku Bioetanol, Ini Skemanya
Koperasi Akan Jadi Pusat Pengadaan Bahan Baku Bioetanol, Ini Skemanya (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan skema koperasi untuk memperkuat rantai pasok bahan baku industri bioetanol nasional. Skema tersebut akan menghubungkan petani sebagai pemasok bahan baku dengan fasilitas pengolahan bioetanol sebagai penyerap hasil produksi.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengatakan pengembangan industri bioetanol membutuhkan keterhubungan antara sektor pertanian dan industri pengolahan. Menurutnya, petani membutuhkan kepastian pasar, sementara industri membutuhkan pasokan bahan baku yang cukup dan berkelanjutan.

"Jadi, masyarakat juga bisa ikut menanam. Konsep koperasi pun bisa kita jalankan. Koperasi nantinya menjadi pusat pengumpulan bahan baku, sementara fasilitas di sini menjadi penyerap atau offtaker-nya," ujar Todotua dalam keterangan resmi, Selasa (15/9/2026).

Dia menjelaskan skema tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem industri bioetanol dari hulu hingga hilir. Dengan adanya koperasi, hasil pertanian dari masyarakat dapat dikonsolidasikan sebelum disalurkan ke fasilitas pengolahan.

Menurut Todotua, pengembangan bioetanol juga membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam penyediaan bahan baku. Indonesia memiliki sejumlah komoditas yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku bioetanol, seperti tebu, singkong dan sorgum.

"Pengembangan bioetanol ini memiliki keterkaitan dengan empat agenda utama, yakni ketahanan energi, hilirisasi, transisi energi dan ketahanan ekonomi," katanya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement