3. Inward looking dan subjective
Ialah pengaruh sifat-sifat keluarga yang lebih melihat ke dalam, mementingkan keharmonisan dan hubungan antara manusia dalam jangka panjang, seringkali sifat-sifat semacam ini terbawa dalam atmosfir sehari-hari bisnis keluarga. Akibatnya, ukuran-ukuran objektifitas sering kurang jelas dan munculnya subyektivitas lebih mengemuka dalam pengambilan-pengambilan keputusan bisnis.
4. Unik
Setiap keluarga adalah unik, mereka meiliki nilai-nilai (values), cara pandang, kebiasaan, ritual-ritual, serta tata cara tersendiri. Keunikan masing-masing keluarga ini berpengaruh pada suasana dan jiwa serta kebijakan-kebijakan bisnis. Aroma keunikan terlihat pada setiap bisnis keluarga, walaupun mereka menggunakan sistem tata kelola yang hampir sama.
(Feby Novalius)