"Pertama adalah kita mesti listing budgeting kebutuhan kita apa aja sih. Estimasi kebutuhan kita apa aja," ujarnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (15/8/2020).
Baca juga: Belanja Barang Diskonan Pakai Bantuan Jokowi, Jangan Aji Mumpung!
Menurut Andy, dalam menyusun daftar kebutuhan, hendaknya memasukan kebutuhan yang paling mendesak dan urgen. Mengingat, pandemi virus corona masih belum hilang meskipun aktivitas masyarakat sudah kembali dibuka dan kondisi juga semakin sulit.
"Apakah dalam masa kondisi pandemi seperti ini kan kita mesti nginget-nginget ada beberapa barang yang sekarang menjadi kewajiban untuk dikonsumsi misalnya contohnya adalah masker, hand sanitizer, kebutuhan untuk multivitamin untuk menjaga imunitas tubuh," jelasnya.