Jadi, kata Mike, selain dana darurat, disarankan menyiapkan dana lain dalam investasi. Kemudian menggunakan asuransi seminimalnya untuk mengcover kebutuhan kesehatan.
Baca Juga: Baru 10,8 Juta Pekerja Penerima Subsidi Gaji yang Valid
Selain itu, dalam menghadapi resesi masyarakat harus memilah kebutuhan yang diperlukan. Menurut Perencana Keuangan Andi Nugroho, ada baiknya pengeluaran yang sifatnya tidak terlalu penting atau yang sifatnya untuk memenuhi kebutuhan lifestyle ada baiknya untuk ditunda.
"Misalnya oh ingin jajan Boba kopi hal-hal seperti itu yang saran saya kurangi lagi. Karena kita mau alokasikan dana tersebut kita alokasikan untuk dana darurat," kata Andi.
"Kalau mau investasi boleh tapi taruhlah di instrumen investasi yang cenderung rendah risikonya. Misalnya di deposito lah logam mulia misalnya gitu dibandingkan misalnya di pasar saham kecuali dia trader," jelas Andi Nugroho. (feb)
(Rani Hardjanti)