Adapun tren penyerapan tenaga kerja di industri modern Tanah Air memang sudah mengalami penurunan, bahkan sebelum pandemi Covid-19.
"Hal itu pun masih ditambah dengan menurunnya skilled production worker lulusan S1, serta digantinya para tenaga kerja skill production di pabrik oleh tenaga outsourcing yang sebagiannya justru bukan lulusan S1," jelasnya.
Baca Juga: Tekan Pengangguran, Dana Segar Rp36,4 Triliun Segera Cair
Dari situlah, terjadi peningkatan para pekerja lulusan SMA atau SMK, sehingga jumlah skilled employees juga ikut meningkat dalam kaitannya dengan tenaga kerja outsourcing.
"Hal itu juga berkaitan dengan perusahaan startup dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di bidang transportasi dan teknologi yang banyak menyerap unskilled employees tersebut," tandasnya. (fbn)
(Feby Novalius)