Menurutnya dengan update di sosial media, maka memberitahukan kepada masyarakat atau followersnya mengenai produk dan jenis pekerjaannya. Sehingga ketika ada seseorang yang membutuhkan barang yang dijual bisa langsung menghubunginya.
"Sebenarnya kaya kita penjual jangan malu buat update memberi tahu ke orang kalau kita tuh jualan, makannya aku pasti ada juga yang bosan melihat update," jelasnya.
wanita yang kerap disapa Tria ini mengaku pernah merasa insecure karena terlalu sering mengupdate produknya di media sosial. Dirinya khawatir temannya merasa risih karena melihat update di sosial medianya yang setiap hari muncul dengan menampilkan produk jualan semua.
"Pernah insecure sendiri kadang mikir ini orang-orang di kontak aku atau followers aku bosan enggak sih lihat aku jualan. Tapi sekarang aku sudah mikir lagi ya sudah kalau enggak mau bosan liat aku ya enggak usah follow ibaratnya gitu. Aku memang kerjanya di bidang ini. Kalau aku malu update, malu promo enggak dapat gaji dong. Jadi dalam sehari tuh aku harus banget update," kata Hestria.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)