Usaha Sampingan Budidaya Tanaman Hias, Guru Kantongi Jutaan Rupiah

Wahyuendro, Jurnalis
Rabu 23 September 2020 12:38 WIB
Tanaman Hias (Foto: Wahyu)
Share :

SUKOHARJO - Anjuran di rumah saja pada masa pandemi Covid-19 saat ini seperti menjadi bencana bagi sebagian besar masyarakat dari kalangan ekonomi yang berbeda-beda. Namun, hal ini tidak dirasakan oleh seorang warga di Sukoharjo dengan aktivitas hariannya di rumah.

Seorang warga dari Desa Kenokorejo yakni Nano Priyanto, berhasil menyulap halaman rumahnya menjadi kebun tanaman hias yang hingga kini sedang naik daun.

Bagi pria berusia 35 tahun ini, lama beraktivitas di rumah tentu akan menimbulkan rasa bosan. Namun, dirinya justru berkreasi hingga menjadi berkah.

Baca Juga: Bisnis Kue Lapis Legit Kekinian, Diserbu Pembeli meski Ada Corona

Diketahui, dalam beberapa tahun terakhis, Nano memang menekuni budidaya tanaman hias aroid yang merupakan sebutan untuk tanaman keluarga aracheae seperti aglaonema, monstera, anthurium, pilodendra, dan lainnya.

Dengan ketekunannya tersebut, Nano yang berprofesi sebagai guru ini berhasil mengembangkan tanaman hias yang saat ini tengah naik daun. Dari budidaya tanaman hias, setiap bulannya, ia bisa memperoleh omzet penjualan hingga puluhan juta rupiah.

Baca Juga: Diklaim Ringankan Covid-19, Ramuan Herbal Pria 50 Tahun Laku Keras

Adapun tanaman yang ramai diburu oleh konsumen, di antaranya seperti jenis varigata, monstera obliqua, dan philodendron.

Dirinya mengaku, awalnya menggeluti budidaya tanaman hias hanya sekedar hobi untuk menghilangkan penat dari rutinitas sehari-hari. Namun belakangan, justru banyak yang berminat, bahkan rela membayar jutaan hingga puluhan juta rupiah untuk tanaman hias miliknya.

"Memaksimalkan halaman rumah untuk suplai oksigen karena saya hobi bercocok tanam. Saya kembangkan, ada teman yang tertarik bahkan rela merogoh kocek. Saya sebagai guru di masa pandemi ini bisa meluangkan waktu pagi, sore untuk mengembangkan dan melayani permintaan konsumen," ujarnya, Rabu (23/9/2020).

 

Selain berjualan dari teman ke teman, Nano juga mengembangkan usaha tanaman hias miliknya melalui jejaring media sosial. Tidak hanya pembeli lokal, pembeli tanaman hias pun banyak berasal dari luar Jawa, bahkan sebelum pandemi banyak juga permintaan dari luar negeri.

Sedangkan untuk perawatan maupun penjualannya, Nano kerap dibantu sejumlah orang, sementara untuk hal budidaya, dirinya memilih melakukannya secara mandiri, karena membutuhkan kecermatan dalam pengembangannya.

Untuk harga tanaman hias sendiri cukup bervariasi, untuk monstera obliqua bisa mencapai Rp30 juta per tangkai daun. Menarik bukan? Mungkin Anda dapat mencobanya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya