Berpola Bullish, 'Tanduk' IHSG Diprediksi Menembus Batas Resistance

Aditya Pratama, Jurnalis
Jum'at 02 Oktober 2020 07:05 WIB
saham (Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan. IHSG bergerak di kisaran 4.865,27 hingga 5.097,14.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance berada pada 4865.27 hingga 5097.14. Berdasarkan indikator, MACD menunjukkan sinyal negatif, Sementara itu stochastic dan RSI berada di area netral.

 Baca juga: IHSG Belum Stabil, Trading Jangka Pendek Jadi Rekomendasi

"Meskipun demikian, terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG," ujarnya dalam riset, Jakarta (2/10/2020).

Dirinya pun mengatakan, analisis teknikal tersebut membuat IHSG berpeluang menuju ke resistance terdekat. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

 Baca juga: Rekomendasi Saham, Investor Bisa Jauhi Emiten Properti Dekati Perbankan dan Energi

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)

Terlihat pola long white opening bozu candyang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area Rp715 – Rp735, dengan target harga secara bertahap di level Rp755, Rp830, Rp905 dan Rp980. Support: Rp715 dan Rp680.

PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)

Terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area Rp1.400 – Rp1.425, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.455, Rp1.820, Rp2.190 dan Rp2.550. Support: Rp1.375.

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level Rp10.300 – Rp10.800, dengan target harga secara bertahap di level Rp11.075, Rp11.625, Rp12.050 dan Rp13.900. Support: Rp10.200.

 Baca juga: Daftar 4 Saham Perbankan yang Layak Dikoleksi

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level Rp1.610 – Rp1.650, dengan target harga di level Rp1.310. Resistance: Rp1.700.

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola long white closing marubozu candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level Rp910 – Rp955, dengan target harga secara bertahap di level Rp985, Rp1.030, Rp1.070 dan Rp1.225. Support: Rp910 dan Rp845.

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level Rp830 – Rp840, dengan target harga secara bertahap di level Rp870, Rp895, Rp995, Rp1.095 dan Rp1.195. Support: Rp795.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya