JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mendapatkan pinjaman kredit modal kerja ekspor senilai Rp1 triliun dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/10/2020), pinjaman kredit memiliki tenor selama satu tahun melalui program Penugasan Khusus Ekspor (PKE).
Baca Juga: Pesawat Garuda Bermasker, Ini Penjelasan Lengkap Dirut
"Program Penugasan Khusus Ekspor berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 428/KMK.08/2020 tentang Penugasan Khusus Kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia untuk mendukung industri penerbangan Indonesia (KMK 428)2020)," seperti dikutip dari keterangan resmi perseroan, Jumat (9/10/2020).
Baca Juga: Maskapai Singapura Buka Rute ke Yogya, Peluang Menyerap Wisatawan
Dalam surat yang ditandatangani Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Fuad Rizal ini menyebut bahwa pinjaman tersebut dapat mendukung aktivitas ekspor jasa perseroan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam rangka mendukung daya saing komoditas ekspor unggulan nasional, Garuda Indonesia juga telah meluncurkan sejumlah rute penerbangan khusus kargo dari wilayah penghasil komoditas ekspor unggulan nasional seperti Manado-Narita dan Makassar-Singapura.
(Feby Novalius)