JAKARTA - PT Bank BRIsyariah (BRIS) Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah secara resmi telah melakukan penandatanganan Conditional Merger Agreement (CMA) terkait dengan rencana penggabungan atau merger.
Penandatanganan CMA adalah bagian awal dari proses merger tersebut. Artinya, meski penandatanganan CMA sudah dilakukan ketiga Bank Syariah BUMN itu, namun proses penggabungan belum dilakukan.
Baca juga: Genggam Saham BRIS? Ini Rekomendasi Analis untuk Para Investor
Hal ini membuat saham PT BRI Syariah Tbk (BRIS) mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa hari ini. Dari pantauan Okezone, Jakarta, Rabu (14/10/2020), saham BRIS hari ini ditutup menguat Rp280 atau 24,89% ke Rp1.405.
Adapun volume transaksi mencapai 245,77 juta lembar dengan nilai Rp356,49 miliar. Adapun frekuensi transaksi mencapai 28.530 kali.
Baca juga: Merger Bank Syariah BUMN, Saham BRIS Melonjak 18,3%
Pada perdagangan sebelumnya Selasa 13 Oktober 2020, saham BRIS juga meningkat hingga Rp225 atau 25% ke Rp1.125.
Seperti diketahui, Kabar merger tiga bank syariah BUMN memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa 13 Oktober 2020. Bahkan pergerakan saham PT BRIsyariah Tbk (BRIS) melonjak tajam.