"Dengan itu Stadler juga memastikan akan membuat kantor pusat untuk regional Asia dan Oseania, tempatnya di Indonesia," ujar Erick. "Karena itu kita sangat mengapresiasi kepercayaan internasional terhadap Indonesia, dan kita memastikan akan banyak perusahan BUMN yang berkulitas global dan regional (turut terlibat)," tuturnya.
Sebagai informasi, kerjasama antara PT INKA (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan Perusahaan produsen kereta api Swiss Stadler Rail dilakukan pada 2019 lalu.
Tiga perusahaan ini membentuk perusahaan patungan untuk membangun pabrik kereta api di Banyuwangi, Jawa Timur. Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Executive Chairman Stadler Rail Peter Spuhler dan Presiden Direktur PT INKA Budi Noviantoro dan disaksikan Duta Besar RI Muliaman D Hadad.
Untuk tahap pertama, total nilai investasi akan mencapai USD100 juta untuk memproduksi 125 gerbong per tahun yang akan ditingkatkan menjadi 1.000 gerbang per tahun.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)