"Baru saja kami lantik sumpah jabatan. Ini merupakan unsur pelajksana penting kementrian ini di bidang migas dan EBT dalam upaya mendukung penyediaan energi nasional. saat ini tantangan tidaklah mudah apalagi tengah upaya bangkitkan ekonomi," kata Arifin dalam video virtual, Jumat (6/11/2020).
Baca Juga: Perpres Tak Jamin Bauran 23% EBT Bisa Terealisasi
Di sisi hilir migas, Arifin juga menitipkan agar Dirjen Migas yang baru bisa menekan impor bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, serta mendorong jaringan gas pipa.
"Kemandirian energi dengan pembangunan kilang, penyesuaian gas untuk tingkatkan ekonomi dan daya saing," ujarnya.
"Kita harus upayakan impor BBM dan LPG dorong jaringan gas dan pemanfaatan EBT dengan masif," tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)