Sebagai informasi, pada perdagangan Selasa, harga emas naik1% setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam. Naiknya harga emas karena di investor fokus kembali pada kemungkinan lebih banyak stimulus moneter yang diberikan untuk memulihkan ekonomi dari pandemi Covid-19.
Kepala Penelitian Komoditas National Australia Bank Lachlan Shaw menilai bahwa Bank Sentral di seluruh dunia tidak mungkin mengubah sikap dalam waktu dekat karena membutuhkan waktu untuk peningkatan pertumbuhan, inflasi dan pasar tenaga kerja.
"Jika ekspektasi inflasi meningkat sebagai akibat dari aktivitas ekonomi yang meningkat dari vaksin, itu akan membatasi hasil nyata yang panjang dan menjadi pendorong pendukung untuk emas," ujarnya.
(Rani Hardjanti)