Selain itu, pelonggaran kebijakan makroprudensial misalnya menurunkan loan to value dan kebijakan mendorong pertumbuhan kredit. Serta, ada pula kebijakan untuk mengintegrasikan ekonomi dan keuangan digital.
"Ini untuk memastikan likuiditas perbankan lebih dari cukup, supply perbankan untuk siap menyalurkan kredit. Ini jadi fokus KSSK untuk memetakan supply kredit perbankan dan demand agar granular ke sektor-sektor yang perlu didorong," tandasnya.
(Fakhri Rezy)