Pemerintah Jor-joran Pulihkan Ekonomi, Airlangga: Giliran Swasta

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 18 November 2020 15:20 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)
Share :

JAKARTA - Pemerintah telah jor-joran mengeluarkan berbagai macam stimulus kepada para pelaku usaha dan masyarakat. Hal ini diharapkan bisa menjadi instrumen untuk memulihkan perekonomian Indonesia yang disebabkan akibat pandemi covid-19.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, berbagai stimulus yang diberikan pemerintah menjadi faktor pendorong ekonomi RI di kuartal III-2020. Salah satu yang menjadi salah satu pendorong adalah belanja pemerintah yang tumbuh positif di triwulan III-2020.

Baca Juga: Sri Mulyani Dilema Hadapi Krisis Ekonomi akibat Corona

Sebagai gambaran, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat belanja pemerintah menjadi satu-satunya yang tumbuh positif, yakni sebesar 9,76%. Angka tersebut lebih besar dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya 6,9% saja.

Menurut Airlangga, upaya tersebut cukup ampuh untuk membuat ekonomi Indonesia membaik di kuartal III-2020. Meskipun ekonomi RI masih mengalami -3,49% secara tahunan (year on year/yoy), sebab pada kuartal II-2020 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi lebih besar yakni -5,32%.

"Tentu kita melihat di kuartal III ini pengungkitnya sektor pemerintah di mana pemerintah tumbuh 9,5%," ujarnya dalam acara Jakarta Food Security Summit Virtual, Rabu (18/11/2020).

Saat ini, pemerintah masih menunggu peran swasta dalam mendongkrak ekonomi. Karena menurutnya, agar tren perekknomian Indonesia terus berlanjut, diperlukan investasi yang masif dari sektor swasta.

"Tentu ktia menunggu dari sektor swasta dalam bentuk investasi sehingga dalam bentuk investasi meningkat kita yakin di kuartal IV membaik," ucapnya.

Menurut Airlangga, jika investasi yang dilakukan swasta besar, maka bukan tidak mungkin ekonomi Indonesia bisa keluar dari jurang resesi sesegera mungkin. Karena, ekonomi Indonesia akan tumbuh positif di kuartal IV-2029 mendatang.

"Kita harap di kuartal IV bisa minus 1,6 sampai 0,6% positif. Pertumbuhan kita quarter to quarter sudah 5,05% sehingga ini kalau bisa dipertahankan Desember itu akan positif," kata Airlangga.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya