Investor Saham Tembus 1,5 Juta saat Covid-19

Michelle Natalia, Jurnalis
Jum'at 04 Desember 2020 13:57 WIB
Saham (Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Pandemi Covid-19 berdampak banyak pada perubahan pola hidup masyarakat. Salah satunya adalah aktivitas memperoleh pendapatan dan investasi.

Pasar Modal menjadi pilihan investasi masyarakat yang terefleksi dari kenaikan jumlah investor saham di sepanjang 2020. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, per 19 November 2020 jumlah investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mencapai 1.503.682. Terjadi penambahan sebanyak 417.366 single investor identification (SID) baru atau naik 28% sepanjang 2020.

 Baca juga: Bagaimana Kinerja Emiten Perbankan di Akhir Tahun?

"Pasar Modal Indonesia yang telah menerapkan perdagangan saham berbasis daring (online trading) sejak 2010 silam ternyata sejalan dengan penerapan era ‘New Normal’ saat ini. Ditambah lagi dengan masifnya peran BEI bersama Perusahaan Efek Anggota Bursa dalam melakukan sosialisasi dan edukasi Pasar Modal telahmeningkatkan daya tarik masyarakat Indonesia untuk berinvestasi saham," ujar Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono di Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Salah satu program sosialisasi dan edukasi untuk mengenalkan pasar modal khususnya kepada generasi milenial pada 494 Galeri Investasi (GI) BEI di seluruh Indonesia. Pada periode ketiga kompetisi ini, sebanyak 41 GI dan 5 Perusahaan Efek Anggota Bursa telah mengikuti kompetisi ini dengan 2.715 SID baru telah tercatat validitasnya di KSEI.

 Baca juga: Libur Akhir Tahun Dipangkas, Penutupan Bursa Saham Bagaimana?

Kompetisi ini dibagi menjadi 4 periode dan selama pandemi BEI menambahkan kebijakan perpanjangan durasi kompetisi setiap periodenya sebanyak 10 hari kerja, sehingga periode ketiga dimulai sejak 9 September telah berakhir pada 6 Oktober 2020.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya