Mantul, Investor Domestik Kuasai Transaksi Saham di BEI

Aditya Pratama, Jurnalis
Senin 14 Desember 2020 15:25 WIB
IHSG (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen menyebut bahwa investor domestik menguasai pasar modal Indonesia. Salah satunya adalah keunggulan dalam menguasai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hoesen mengatakan, berdasarkan data bulanan hingga November 2020, tercatat bahwa investor domestik secara value masih menguasai transaksi saham dibanding investor asing, yakni mencapai hampir 75%.

"Dari persentase tersebut tipe investor yang dominan adalah investor ritel individual mencapai hampir 76%," ujar Hoesen dalam acara Pengembangan Pasar Modal Indonesia - Apresiasi Untuk Negeri secara virtual, Senin (14/12/2020).

Baca Juga: Bursa Saham Indonesia 'Raja' IPO di Asean Selama Covid-19 

Dia menambahkan, ada satu hal yang perlu dicatat dari berbagai data indikator pasar modal Indonesia, khususnya kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di masa pandemi Covid-19.

"Yakni meningkatnya peran investor domestik khususnya investor ritel dalam mendorong perbaikan kinerja perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia," kata dia.

 

Hoesen menuturkan, sampai dengan akhir november 2020 jumlah investor pasar modal terus mengalami peningkatan, total Single Investor Identification (SID) per akhir November 2020 sudah mencapai 3,6 juta atau naik sebesar 45% jika dibandingkan per 31 Desember 2019 yang hanya sebesar 2,48 juta.

Dari jumlah investor tersebut persebaran investor mayoritas memang masih terkonsentrasi di Pulau Jawa khususnya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Namun demikian, pertumbuhan tertinggi jumlah investor dan perkembangan transaksi investor tertinggi di tahun 2020 ini mulai didominasi investor dari luar Jawa seperti Sumatera Selatan, Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur hingga Maluku Utara dan Papua Barat.

"Dari berbagai kondisi tersebut dapat disimpulkan bahwa upaya mendorong peningkatan investor ritel domestik menjadi penting dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan kinerja pasar modal Indonesia ke depan khususnya dalam menghadapi saat saat krisis," ucapnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya