5. Tetapkan Anggaran Bulanan
Gunakan tujuan keuangan yang telah ditetapkan untuk menentukan jenis anggaran bulanan yang akan digunakan dan sepakati batas pengeluaran. Pastikan untuk selalu mengontrol dan mengukur keberhasilan anggaran.
Kemudian, putuskan siapa yang akan mengelola berbagai pengeluaran sehari-hari. Misalnya, satu orang membayar tagihan, sementara yang satu lagi menginvestasikan uang atau menyiapkan deposit langsung untuk tagihan lain.
6. Evaluasi Asuransi
Setelah menikah, penting untuk membeli asuransi. Misalnya, asuransi kesehatan mungkin lebih terjangkau pada paket tempat kerja pasangan, dan berpotensi menghemat dengan menggabungkan asuransi mobil ke dalam satu paket.
Apabila membuat komitmen keuangan yang bergantung pada dua pendapatan, seperti membeli rumah atau memiliki anak, asuransi jiwa dapat sangat berguna jika terjadi sesuatu di masa depan.
(Feby Novalius)