JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) diminta terus meningkatkan kinerja pasar modal. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan agar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada perusahaan agar bisa ditingkatkan.
"Nilai IPO kita mencapai Rp5,28 triliun harus ditingkatkan. Transkasi investor meningkat naik 4 kali," kata Airlangga Hartato dalam video virtual, Rabu (30/12/2020).
Baca Juga: Hari Terakhir Perdagangan 2020, IHSG Ditutup Melemah ke 5.979
Kata dia, untuk perusahaan yang melakukan IPO sebanyak 51 dari yang ditargetkan 53. Hal ini tentu perolehan yang cukup menggembirakan dengan IPO di pasar modal Indonesia tertinggi di Asean
"Ini tertinggi di perusahaan se-Asean. Transaksi investor meningkat naik 4 kali. Ini capaian yang luar biasa dan kepercayaan ritel pasar modal luar biasa dan ini modal kita untik kedepan," katanya.
Lanjutnya, risiko krisis ekonomi Indonesia sudah mulai terlewati. Hal ini dikarenakan sudah masuknya aliran modal asing sebesar USD1,3 miliar sejak bulan Oktober.
"Di bulan Oktober ini ada net inflow dan 1.3 juta miliar dan mempercayakan bahwa kita cukup baik dibandingkan beberapa negara lainnya," jelasnya.
(Dani Jumadil Akhir)