Ini Penyebab yang Bikin Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%

Rina Anggraeni, Jurnalis
Jum'at 05 Februari 2021 10:33 WIB
Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan penyebab ekonomi Indonesia 2020 minus 2,07%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan ekonomi Indonesia tahun 2020 mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi sebesar 2,07% dibandingkan tahun 2019.

"Dari sisi produksi, kontraksi pertumbuhan terdalam terjadi pada lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 15,04%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Jumat (5/2/2021).

Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, Terparah sejak Krisis 1998 

Sementara itu, dari sisi pengeluaran hampir semua komponen terkontraksi, Komponen ekspor barang dan jasa menjadi komponen dengan kontraksi terdalam sebesar 7,70%. Sementara, impor barang dan jasa yang merupakan faktor pengurang terkontraksi sebesar 14,71% .

"Perekonomian Indonesia 2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp15.434,2 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp56,9 Juta atau USD3.911,7," bebernya.

Sementara itu, ekonomi Indonesia kuartal IV-2020 terhadap triwulan IV-2019 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,19% (y-on-y).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya