JAKARTA - Di akhir tahun 2020, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) mencatatkan laba bersih USD2,718 juta. Besaran tersebut tumbuh 1,41% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat USD2,68 juta.
Alhasil, laba per saham dasar tak bergerak USD0,011 dan sedangkan akhir tahun 2019 tercatat USD0,011. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan telah diaudit di Jakarta mengutip neraca.
Baca juga: Harganya Anjlok 54%, BEI Setop Perdagangan Saham NIKL
Sebaliknya, total penjualan sepanjang tahun 2020 tercatat USD144,728 juta atau turun 11,25% dibanding tahun 2019 yang tercatat sebesar USD163,085 juta. Tapi, beban pokok pendapatan tercatat sebesar USD134,948 juta atau turun 11,53% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar USD152,548 juta. Sehingga laba kotor turun 7,12% menjadi USD9,781 juta.