JAKARTA - Pacu pertumbuhan kredit lebih agresif lagi di tahun ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terus perkuat modal dengan berencana menerbitkan surat utang global (global bond) bertenor 10 tahun dengan target emisi hingga USD500 juta. Nantinya global bond tersebut akan diterbitkan dalam format basel III-compliant subordinated notes.
Mengutip Neraca, Fitch Ratings dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan, pihaknya telah memberikan peringkat BB(EXP) untuk aksi korporasi perseroan terbitkan global bond BNI. Dimana dana yang dihimpun, nantinya akan digunakan BNI untuk sumber pendanaan serta keperluan umum perusahaan. Fitch menjelaskan, peringkat final surat utang akan bergantung pada dokumen akhir sesuai dengan informasi yang telah diterima, serta penetapan kupon final.
Baca juga: BNI Gelar RUPST AKhir Bulan, Bakal Bahas Gaji hingga Susunan Pengurus
Berdasarkan penilaian Fitch, peringkat obligasi subordinasi BNI ini berada dua tingkat di bawah support-driven Long-Term Issuer Default Rating (IDR). Penilaian peringkat didasari oleh dukungan kuat dari pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham pengendali perseroan. Adapun, peringkat surat utang subordinasi yang dua tingkat lebih rendah dari IDR tersebut mencerminkan prospek yang lebih rentan, dibandingkan obligasi senior tanpa jaminan.