Perangi Penyelundupan Ekspor Benur, Menteri Trenggono: Stop Memperkaya Orang Asing

Taufik Fajar, Jurnalis
Rabu 24 Maret 2021 12:39 WIB
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (Foto: KKP)
Share :

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau Pelabuhan Perikanan Teluk Awang, Lombok Tengah pada hari ini, Rabu (24/3/2021).

Di Teluk Awang, Menteri Trenggono berdialog dengan penangkap benur dan pembudidaya lobster. Saat berdialog dengan pembudidaya, Menteri Trenggono juga menegaskan komitmennya dalam memerangi penyelundupan benur ke luar negeri.

Baca Juga: Menilik Budidaya Lobster dari Tahun ke Tahun sejak 1990

Dia juga turut mengajak para penangkap benur tidak menjual benur kepada oknum-oknum yang terlibat dalam perdagangan ilegal.

"Benur kekayaan bangsa ini. Kalau ada yang mau ekspor benur untuk memperkaya orang luar negeri saya lawan. Tapi kalau untuk budidaya di sini, saya dukung sampai mati," ujar dia.

Baca Juga: Terungkap! Polemik Ekspor Benih Lobster Ternyata sejak 1990

Sementara itu pembudidaya lobster di Teluk Awang Abas Indi optimis budidaya lobster Tanah Air bisa maju ke depannya karena sudah mendapat dukungan penuh dari pemerintah melalui KKP.

"Benih kita yang punya, kita juga bisa budidaya. Sudah banyak masyarakat di sini yang membuktikan. Saya yakin budidaya lobster kita bisa lebih maju dari negara lain," ungkap dia.

Abas menggantungkan hidup dari benih lobster sejak tahun 2000. Semula dia penangkap, namun tak lama terjun menjadi pembudidaya karena penghasilan yang didapat cukup tinggi. Dia membudidayakan benur hingga ukuran jangkrik, lalu dijual ke pembudidaya di Telong Elong, Lombok Timur.

"Keuntungannya bisa 70%-80% dari modal yang dikeluarkan. Misal modal kita Rp15 juta, penghasilan yang kita dapat bisa lebih dari Rp25 juta saat panen," tandas dia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya