Penjahat Dunia Maya Bergentayangan, Berikut Daftar Kasus Peretasan Terbesar Dunia

, Jurnalis
Kamis 27 Mei 2021 15:06 WIB
Cybercrime (Foto: Freepik)
Share :

Yahoo data breach

Kejahatan siber yang dialami oleh Yahoo menjadi salah satu pelanggaran data terbesar yang pernah terjadi. Pada 2014, peretas berhasil mengakses data pengguna seperti alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, encrypted password, serta pertanyaan keamanan dan jawabannya.

Serangan ini membawa dampak pada 500 juta akun pengguna. Meskipun demikian, Yahoo meyakinkan penggunanya bahwa data perbankan tidak terpengaruh dan menyarankan kepada pengguna untuk segera mengubah password yang digunakan.

Kasus ini sebenarnya bukan kasus pertama yang dialami oleh Yahoo. Pada 2012 sebanyak lebih dari 400.000 password telah dicuri oleh peretas.

NASA dan Departemen Pertahanan AS

Kasus kejahatan siber ini terjadi pada 1999 dan dilakukan oleh peretas berusia 15 tahun bernama Jonathan James. James berhasil menembus komputer divisi Departemen Pertahanan AS dan memasang backdoor pada servernya.

Hal ini memungkinkan peretas untuk mencegah ribuan email internal dan berbagai organisasi pemerintah, termasuk nama pengguna dan kata sandi untuk berbagai komputer militer.

Dengan data-data tersebut, James dapat mencuri software NASA yang dikabarkan memiliki nilai sekitar USD1,7 juta. Karena tindakannya tersebut James ditangkap dan dijatuhi hukuman.

Hacker peretas server perusahaan AS ditangkap

Polisi menangkap seorang pria karena meretas server perusahaan di Amerika Serikat. Tersangka ditangkap di Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta pada 18 Oktober 2019.

Tersangka menyebarkan tautan email ke 500 akun email yang berbeda di luar negeri. Salah satu korbannya adalah sebuah perusahaan di San Antonio Texas Amerika Serikat. Dengan melakukan peretasan, tersangka dapat menyedot data-data korban.

Selain itu tersangka melakukan pemerasan dengan mengancam akan menghapus data-data dalam server korbannya jika korban tidak memberinya mata uang virtual yaitu Bitcoin.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya