Peluang Usaha Keripik Jamur, Ayo Segera Dicoba!

Hafid Fuad, Jurnalis
Kamis 24 Juni 2021 12:01 WIB
Peluang Usaha Keripik Jamur. (Foto: Okezone.com/Booyosmenu)
Share :

Namun dia juga mengingatkan terdapat risiko sebagai reseller yaitu mudah terlena dan menyerah. Berdasarkan pengalamannya merekrut reseller, mayoritas akan menyerah dalam 3 bulan atau maksimal di 6 bulan pertama. Karena biasanya pada masa awal berjualan mereka pertama-tama akan berjualan di lingkungan keluarga dan teman-teman. Lalu setelah icip-icip pertama, biasanya jarang yang melakukan repeat order. Menurutnya ini kesalahan umum para pebisnis yang tidak memperluas marketnya. Caranya bisa beragam.

Walaupun banyak yang berhenti namun kini masih terdapat 200 an total jaringan penjualannya. Dari jumlah tersebut hanya ada dua distributor di Sidoarjo dan Bekasi, sedangkan sisanya agen dan reseller. Volume produksi di masa pandemi hanya 35 kg per hari atau sekedar menyesuaikan pesanan. Walaupun sempat di awal-awal pandemi hingga Desember tahun lalu produksinya di level 100 kg per hari. Hingga akhirnya sejak 2021 mereka lebih memilih menyesuaikan produksi dengan orderan.

Walaupun tidak banyak, tapi tantangan yang dirasakannya adalah dalam memperluas pasar. Strategi yang dilakukan bisa menggunakan digital marketing seperti medsos dan market place. Pebisnis bisa mengalokasikan biaya dan mengulik strategi menggunakan Instagram Ads dan Facebook Ads. Selain itu juga bisa mengalokasikan bujet untuk endorse influencer.

Terakhir dia membagikan tips memilih supplier kripik jamur yang baik. Menurutnya cara memilih supplier; pertama harus perhatikan apakah mereka melakukan banting harga jual di market place. Karena sebagai reseller, kita akan susah menjualnya lagi.

Berikutnya stok harus siap bila dipesan. Kemudian harga ke end user harus beda dengan yang diberikan ke reseller. Sebaiknya juga yang memiliki izin produk atau sertifikasi dari BPOM.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya