Selain saham Didi yang turun. Kebijakannya Pemerintah China tersebut membuat saham Kanzhun Ltd dan Full Truck Alliance turun masing-masing 17,4% dan 14,3%.
China juga memperluas tindakan di luar sektor teknologi dengan meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan China yang terdaftar di luar negeri untuk menindak aktivitas ilegal dan menghukum penerbitan sekuritas palsu.
Saham yang terdaftar di AS di promotor acara hip-hop China, Pop Culture Group, anjlok 32%.
(Feby Novalius)