China 'Sikat' Raksasa Taksi Online Diduga Kumpulkan Data Ilegal, Sahamnya Anjlok 25%

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 07 Juli 2021 07:31 WIB
Saham DiDi Global Anjlok. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

Selain saham Didi yang turun. Kebijakannya Pemerintah China tersebut membuat saham Kanzhun Ltd dan Full Truck Alliance turun masing-masing 17,4% dan 14,3%.

China juga memperluas tindakan di luar sektor teknologi dengan meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan China yang terdaftar di luar negeri untuk menindak aktivitas ilegal dan menghukum penerbitan sekuritas palsu.

Saham yang terdaftar di AS di promotor acara hip-hop China, Pop Culture Group, anjlok 32%.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya