Sebelumnya, pemegang saham menargetkan dividen BUMN 2021 senilai Rp 40 triliun. Karena dalam kondisi pandemi Covid-19, target itu tidak terealisasikan.
Meski demikian, Erick optimis pada tahun depan dividen BUMN bisa menyentuh angka Rp 40 triliun. Sikap itu akan dibarengi dengan perbaikan internal BUMN baik dari sumber daya manusia (SDM) hingga proses bisnis perusahaan.
(Dani Jumadil Akhir)